AsmitaNews.com, Sebanyak 7 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dilanda banjir pada Senin (23/2/2026). Peristiwa ini terjadi setelah hujan lebat menyebabkan sejumlah sungai besar meluap, merendam pemukiman warga dengan ketinggian air bervariasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga desa di Kecamatan Winongan yakni Desa Bandaran, Desa Winongan Kidul, dan Desa Prodo terdampak banjir. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 20-35 cm, dengan 208 kepala keluarga (KK) terdampak.
Sementara itu, banjir juga melanda Desa Sidogiri di Kecamatan Kraton. Ketinggian air di desa ini mencapai 30-50 cm. Di Kecamatan Grati, Desa Kedawungkulon juga terendam banjir sedalam 30 cm, yang berdampak pada 228 KK.
Kondisi banjir terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Bangil. Di Desa Tambakan, ketinggian air mencapai 70 cm dan 188 KK terdampak. Sedangkan di Kelurahan Kalianyar, banjir mencapai 50-75 cm, berdampak pada 976 KK.
Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menjelaskan, dapur umum telah diaktifkan. "Mulai sore dapur umum di selter Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil sudah diaktifkan. Kalirejo sebelum banjir tapi sudah surut," kata Sugeng, Senin (23/2) malam.
Sugeng menambahkan, banjir di Kecamatan Winongan dan Grati disebabkan luapan Sungai Rejoso. Sedangkan banjir di Kraton terjadi karena luapan Sungai Welang. "Banjir di Bangil akibat Sungai Kedunglarangan yang meluap," terang Sugeng.