AsmitaNews.com, Budapest – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menegaskan bahwa final Liga Champions selalu menjadi laga yang sulit bagi timnya. Pernyataan ini disampaikan menjelang final Liga Champions 2025/2026 yang akan mempertemukan PSG melawan Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026), meski Les Parisiens sempat membantai Inter Milan musim lalu.
Luis Enrique menilai, pengalaman kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan di final musim lalu tidak lantas membuat laga puncak menjadi mudah. Juara Prancis tersebut bertekad mempertahankan gelar juara Liga Champions. Sementara itu, Arsenal memburu trofi Liga Champions pertamanya sepanjang sejarah klub.
Pada final Liga Champions musim lalu, PSG tampil sangat dominan dengan mencatatkan 23 tembakan dan 59 persen penguasaan bola. Skuad asuhan Luis Enrique pun berharap dapat mengulangi performa menawan tersebut, apalagi komposisi tim tidak banyak berubah dibanding tahun lalu.
Namun, menurut Enrique, laga final selalu menghadirkan tantangan tersendiri. Ia juga menegaskan bahwa pertandingan melawan ‘Si Ular’ (Inter Milan) musim lalu tidak sepenuhnya mudah, kendati PSG berhasil menang besar.
Laga melawan Arsenal dipastikan tidak akan mudah bagi PSG. Tekanan dan ketegangan akan selalu hadir dalam skuad Les Parisiens, dan Enrique dituntut untuk mengatasi hal tersebut.
"Jika kita berbicara tentang final, itu selalu sulit. Saya tidak sepenuhnya percaya bahwa perbedaan antara kami dan Inter [5-0 di final] musim lalu benar-benar mencerminkan level kedua tim," ujar Enrique, dikutip dari situs UEFA.
"Final adalah pertandingan yang berbeda. Selalu ada banyak ketegangan dan antisipasi. Tetapi elemen-elemen ini selalu penting," jelasnya.