TVRI Bebaskan Nobar Pi...

TVRI Bebaskan Nobar Piala Dunia 2026, Ada Syarat yang Wajib Dipenuhi

Ukuran Teks:

AsmitaNews.com, Jakarta – TVRI mengumumkan pembebasan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bagi masyarakat, namun dengan syarat dan mekanisme pendaftaran yang wajib diikuti. Masyarakat yang ingin mengadakan nobar harus mendaftar melalui portal ‘bola gembira’ yang akan diluncurkan pada awal April mendatang, di mana TVRI akan mengkurasi nobar komersil dan non-komersil. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong roda ekonomi masyarakat, terutama UMKM, serta mencegah pihak tak bertanggung jawab.

Berdasarkan informasi yang ada, masyarakat yang berminat menggelar nobar Piala Dunia 2026 harus terlebih dahulu mendaftar melalui website ‘bola gembira’. Portal pendaftaran tersebut diketahui akan mulai beroperasi pada awal April mendatang. Selanjutnya, TVRI akan membedakan antara kegiatan nobar yang bersifat komersil dan non-komersil.

Pendataan ini dilakukan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan momen Piala Dunia demi keuntungan pribadi atau kelompok. Menurut Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan K Prubodjati, pendaftaran melalui portal akan membagi kegiatan nobar berdasarkan kapasitas.

"Itu nanti akan kami mohon yang ingin mengadakan nobar seperti itu, bisa mendaftar melalui portal. Itu nanti akan terbagi lagi terkait dengan masalah kapasitas," kata Wulan pada Rabu (25/3/2026). "Jadi masyarakat, siapapun juga, akan bisa mendaftar di portal itu dan kami akan kurasi mana yang memang berbayar, ataupun yang gratis," tambahnya.

TVRI berharap, kegiatan nobar ini dapat membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Dengan antusiasme besar terhadap sepak bola, diperkirakan akan terjadi perputaran uang yang bermanfaat.

Sementara itu, TVRI juga akan menyediakan fasilitas nobar yang akan diselenggarakan di ‘sports center’. Di lokasi ini, semua lapisan masyarakat dapat menyaksikan laga-laga Piala Dunia secara gratis.

"Kami dorong juga UMKM ya, terutama untuk bisa mengadakan seperti itu (nobar) karena memang tujuan pemerintah ataupun kami, TVRI, dan juga Bapak Presiden agar UMKM ini bisa terus bergerak maju lagi dengan adanya kondisi yang seperti saat ini," tutur Wulan. Dia juga menambahkan bahwa nobar akan didorong di daerah terdampak bencana di Sumatera. "Jadi, salah satu target kami juga adalah bagaimana Piala Dunia ini nanti juga bisa menumbuhkan multiplier effect untuk teman-teman unit usaha mikro dan kecil," ucapnya.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan